by

Penginap Hotel Di Medan Meningkat

Hotel di Medan – Ketua badan pengurus daerah(BPD) persatuan hotel dan restoran Sumut, Denny S Wardhana di medan, mengatakan bahwa sejak awal tahun tingkat hunian hotel di Medan paling tinggi yaitu 35-50 persen. Hal ini menunjukkan bahwa tingkat hunian hotel berbintang di medan naik sekitar 25 persen sejak april 2019. Dampak hunian yang meningkat di kota Medan Ini mendorong tumbuhnya event event yang digelar di Medan.

Salah satu penyebab meningkatnya hunian hotel di Medan adalah agenda PEMILU yang  mau tidak mau acara sosialisasi dan kampanye itu yang mendorong naiknya hunian kamar tamu hotel.

Padahal sebelumnya kata Denny Wardhana, Managing Director Garuda Plaza Hotel itu sempat pesimis dengan hunian kamar hotel di medan disebabkan melonjaknya harga tiket pesawat yang berdampak pada tingkat kunjungan wisata local. Tapi ternyata dugaan itu meleset,,…… Hunian hotel saat itu justru meningkat di bulan Maret, kata beliau. 

Hotel di Medan

Hotel di Medan beberapa tahun belakangan sangat baik, namun menurut prediksinya akan segera mencapai titik jenuh disebabkan beberapa hal seperti berpindahnya bandara ke Deli serdang, dibukanya akses tol ke Tebing tinggi sehingga wisatawan bisa mencapai destinasi wisata lebih cepat dan tidak harus menginap. 

Lalu, beroperasinya Bandara Internasional Silangit, juga belum adanya objek wisata baru yang cukup menarik di Medan untuk dikunjungi.

Dia menyebutkan, tingkat kebutuhan hotel di Medan dengan jumlah hotel yang tersedia dengan melihat beberapa situasi di atas, maka untuk saat ini hotel di Medan sudah sangat cukup.

“Apabila kita melihat data persen occupancy pada tahun 2016, sudah menunjukkan penurunan sebesar 3,57% dari tahun sebelumnya. Tahun 2015 occupancy adalah 72.20% dan 2016 sebesar 68.63%,” pungkasnya.


Marketing Communication Grand Mercure Medan Angkasa Hotel, Yasmin mengatakan, saat ini tingkat hunian rata-rata ada di 60%. Menghadapi bulan puasa kemarin , pihaknya memberikan harga khusus termasuk sahur dan berbuka puasa. Kita ada paket berbuka puasa di Orchid Restaurant. Jadi kalau setiap bulan puasa, rata-rata 50%-60% setiap tahun karena masih banyak yang mengunjungi Medan untuk keperluan bisnis,” katanya

Sementara itu Public Relation Hotel Santika Premiere Dyandra Medan Amanda Dian Sucia mengatakan, saat ini tingkat hunian masih bagus dikarenakan kegiatan bisnis yang sedang tinggi di Kota Medan.

Dengan Perkembangan baik di sektor pariwisata di Medan itu pemerintah memutuskan membangun jalan Tol Medan-Binjai dan Medan-Tebing yang sudah selesai tahun kemarin dilanjutkan  rencana pembangunan Tol Tebing-Parapat..

Dengan beroperasinya sejumlah jalan tol itu diharapkan kelak akan mendukung kemajuan sektor pariwisata di Sumatera Utara khususnya Kota Medan. Sebagaimana yang diharapkan pemerintah

“Dengan siapnya pembangunan tol itu pasti akan berdampak positif terhadap pendapatan perhotelan di kota Medan, karena wisatawan pasti menginap di kota Medan. Ini yang kita harapkan kedepan untuk kemajuan sektor pariwisata kita,” katanya.

Inilah beberapa hotel yang direkomendasikan utk tour wisata di kota Medan:

JW Marriot hotel, Grand aston City Hall Hotel, Arya duta Hotel, Grand Mercure Hotel, Radisson Hotel,  Santika Premier Dyandra Hotel, Garuda Plaza Hotel,Karibia Hotel, dan Emerald Garden International Hotel. 

Semua hotel tersebut memiliki fasilitas pusat kebugaran, kolam renang dan area bar untuk tamu hotel sambil menikmati indahnya panorama kota Medan yang dipandang dari ketinggian. Selamat menikmati liburan menyenangkan di negeri sendiri ya,…yang tak kalah indahnya dari luar negri!!

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed